Corat Coret Syirkah Developer Property Syariah Tanpa Bank

 

  1. Setiap orang (laki-laki) wajib mencari nafkah untuk keluarganya.
  2. Setiap orang akan mencari pekerjaan yang dapat memenuhi kebutuhan keluarganya setiap bulan, bisa dengan menjadi karyawan, bisa juga dengan berbisnis.
  3. Menjalankan bisnis bisa dilakukan sendiri, bisa juga dengan bersyirkah/kerjasama.
  4. Syirkah/kerjasama termasuk dalam akad Jaiz, boleh keluar syirkah tanpa persetujuan pihak yang lain.
  5. Bila A dan B bersyirkah modal amal tanpa modal uang disebut syirkah a’mal/abdan, bila A dan B bersyirkah sama-sama modal amal dan modal uang disebut syirkah inan, bila A modal amal, dan B modal uang, disebut syirkah mudhorobah, dan banyak macam syirkah lainnya.
  6. Syirkah yang saya sedang jalani bersama dua teman, adalah syirkah abdan untuk bisnis Developer Property Syariah Tanpa Bank.
  7. Agar kita fokus dan serius dengan bisnis developer ini, maka kita memasukkan biaya operasional (gaji) dalam RAB, yang dapat memenuhi kebutuhan keluarga kita setiap bulan.
  8. Developer Property Syariah Tanpa Bank yang menggunakan tenor 10 tahun, maka umur satu proyek sekitar sepuluh tahun.
  9. Padahal umumnya dalam dunia Developer, biaya operasional (gaji) itu dibajetkan selama satu tahun saja, karna jika memasukkan bajet operasional selama sepuluh tahun dalam satu proyek, akan sangat buruk di catatan rencana laba rugi.
  10. Di sisi lain, Profit Developer Property Syariah Tanpa Bank dengan tenor 10 tahun, baru bisa dinikmati setelah masuk tahun ke-empat.
  11. Berarti ada masa kritis dalam dua tahun, yakni ketika masuk tahun ke-dua dan tahun ke-tiga.
  12. Kritis yang berarti kita harus tetap menjalankan proyek tanpa ada bajet operasional tiap bulannya.
  13. Bila tidak ada bajet operasional lagi, maka normal bila developer akan mencari obyekan atau proyek lain, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
  14. Membuka syirkah lain dengan orang yang berbeda, tidak menjadi solusi, karna fokusnya akan terbagi.
  15. Maka solusinya segera buka proyek kedua dengan tim yang sama, dengan tujuan memasukan bajet operasional untuk tahun kedua syirkah, dan buka proyek ketiga untuk operasional tahun ketiga.
  16. Yang repot adalah, developer yang sejak awal, sama sekali tidak memasukan bajet gaji dalam RAB, yang dibajetkan hanya sekedar uang bensin saja, akhirnya tidak fokus, saling mengandalkan.
  17. Lebih repot lagi, developer yang tidak bisa memanage keuangan, jurus koboy, memakai uang proyek yang belum waktunya profit, inilah fungsinya ngetim, agar saling kontrol.
  18. Satu team diisi terlalu banyak orang juga akan membebankan proyek, bila sendiri tapi bisa disiplin, kerjakan sendiri, bila harus berdua kerjakan berdua, maksimal bertiga seperti tim-tim dalam serial naruto.
  19. Terlalu banyak bikin team juga gak sehat, syirkah sana syirkah sini, karna banyak waktu yang akan bentrok, potensi konflik, kecuali kita bisa jurus kage bunshin no jutsu.
  20. Bisnis Developer Property Syariah Tanpa Bank bisa dilakukan tanpa investor, bila anda memakai investor dengan syirkah mudhorobah, pastikan biaya gaji tadi akan memotong laba anda.

“Aku adalah pihak ketiga (Yang Maha Melindungi) bagi dua orang yang melakukan syirkah, selama salah seorang diantara mereka tidak berkhianat kepada kawan syirkahnya, apabila diantara mereka ada yang berkhianat, maka Aku keluar dari mereka (tidak melindungi).”
(HR. Imam Duruquthni dari Abu Hurairah .r.a)

https://syamsagroup.co.id

Bagikan Artikel

Jumlah Komentar (0)

Berikan Komentar

KARYAWAN TETAP (KARTAP)

Sebelum terjun ke dunia bisnis, saya sempat beberapa kali keluar masuk jadi karyawan di perusahaan elektronik di kawasan industri MM2100 Cibitung dan kawasan EJIP Cikarang.

Berbekal gelar...